7 Tips Perawatan Mobil Matic yang Terlupakan, Nomor 5 Menggegerkan!

4f3bb67864a0a0c15787a68a674693cc

7 Tips Perawatan Mobil Matic yang Terlupakan, Nomor 5 Menggegerkan!

MBACA.CO – Kendaraan otomatis kini menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia karena kepraktisan dan kenyamanannya saat berkendara. Namun jangan salah,biaya perbaikan transmisi otomatis bisa membuat keuangan terganggujika Anda salah dalam perawatan. Selama ini, banyak pemilik mobil hanya memperhatikan penggantian oli transmisi, padahal terdapat sejumlah langkah penting lain yang sering diabaikan.

Sebagai jurnalis otomotif yang telah lama mengikuti perkembangan teknologi kendaraan, saya merangkum7 cara merawat mobil matic yang perlu diketahui.

1. Jangan terlambat mengganti oli transmisi

Memang biasa, tapi ini yang paling penting. Oli transmisi otomatis memiliki masa pakai, biasanya setiap 40.000 km atau sesuai anjuran pabrikan.Keterlambatan mengganti oli dapat menyebabkan perpindahan gigi terasa kasar bahkan memicu kerusakan gearbox.

2. Gunakan pelumas sesuai anjuran pabrikan

Jangan tergoda dengan oli yang murah. Transmisi matic memerlukanAutomatic Transmission Fluid (ATF)khusus sesuai standar pabrikan. Memilih oli yang salah dapat menyebabkan komponen menjadi aus lebih cepat.

3. Panaskan Kendaraan Sebelum Berkendara

Kebiasaan memanaskan mesin tidak hanya berlaku untuk mobil dengan transmisi manual. Di mobil matic, langkah ini memiliki manfaat yang sama.sirkulasi minyak transmisi lebih stabilsehingga perpindahan gigi menjadi lebih halus.

4. Jangan Lakukan Perpindahan Tuas Secara Asal-Asalan

Sering berpindah dari D ke R atau sebaliknya tanpa menghentikan sama sekali? Itu kesalahan besar!Gearbox bisa cepat ausjika kebiasaan ini terus dilakukan.

5. Perawatan Berkala dan Pemeriksaan Sistem Kelistrikan Transmisi

Banyak pemilik mobil automatic sering lupa bahwasistem listrik memiliki peran pentingpada sistem transmisi otomatis. Sensor, solenoid, hingga ECU perlu diperiksa secara berkala. Inilah yang sering menyebabkan kejutan bagi pemilik kendaraan saat biaya perawatan meningkat tajam.

6. Pertahankan Suhu Mesin dan Transmisi

Transmisi otomatis rentan terhadap panas. Pastikanradiator, pengkondisi minyak, dan sistem pendinginanbekerja secara maksimal. Jangan meremehkan lampu indikator panas, karena bisa menjadi tanda bahwa transmisi otomatis sedang dalam kondisi berbahaya.

7. Gunakan Mode Berkendara secara Bijaksana

Banyak kendaraan bertransmisi otomatis kini memiliki mode Eco, Sport, hingga Manual. Gunakan sesuai dengan keperluan.Beberapa mode dapat menyebabkan penggunaan bahan bakar yang boros dan memperpendek masa pakai transmisi.

Perawatan mobil matic memang memerlukan perhatian khusus.Bukan hanya masalah pergantian olinamun juga disiplin dalam kebiasaan berkendara dan perawatan rutin. Dengan menerapkan tips di atas, mobil matic Anda tetap dapat tahan lama, nyaman digunakan, serta menghindari biaya perbaikan yang mahal.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *