Video Perkelahian Viral di Bandara Ngurah Rai, Ini Penjelasan PT Angkasa Pura Indonesia

Video Perkelahian Viral di Bandara Ngurah Rai, Ini Penjelasan PT Angkasa Pura Indonesia
MBACA.CO – Sebuah video berdurasi 11 detik yang menyebar secara viral menampilkan insiden pertengkaran yang diduga terjadi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.
Terlihat yang terlibat dalam pertengkaran adalah seorang petugas Aviation Security (Avsec) dan seseorang yang berpakaian biasa (bukan anggota Avsec).
Perusahaan Angkasa Pura Indonesia yang menangani Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali juga memberikan pernyataan dan mengonfirmasi kejadian tersebut.
“Terkait video yang beredar mengenai kejadian di area pelayanan transportasi darat (ground transport) Bandara I Gusti Ngurah Rai, pada Jumat malam tanggal 22 Agustus 2025, kami dapat menyampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi akibat dinamika antara dua pengelola layanan ground transport, yaitu Lohjinawi dan Grab yang berujung pada keributan,” kata General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Ahmad Syaugi Shahab, Sabtu 23 Agustus 2025.
Ia menambahkan, PT Angkasa Pura Indonesia bekerja sama dengan tim Bantuan Kendali Operasi (BKO), yaitu Polres Kawasan Bandara, TNI AU, dan Airport Security, secara cepat melakukan tindakan pengamanan dan pengaturan situasi.
“Petugas Avsec dan instansi terkait telah berusaha dengan cara persuasif untuk menenangkan kerumunan, namun kondisi semakin memburuk hingga terjadi dorong-dorongan dan kekerasan berupa pukulan yang dialami oleh petugas keamanan bandara,” kata Syaugi.
Ia menekankan bahwa video yang telah beredar di masyarakat merupakan bagian akhir dari seluruh kejadian yang terjadi pada malam itu, dan tindakan yang dilakukan oleh petugas keamanan adalah upaya perlindungan diri serta menjaga oknum pengemudi yang memicu ketegangan.
“Pada saat ini kami sedang melaporkan tindakan kekerasan yang dialami anggota kami kepada Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai,” katanya.
Setelah melalui proses mediasi yang melibatkan BKO, situasi kembali kondusif pada pagi hari sekitar pukul 03.00 WITA, tanpa mengganggu aktivitas operasional bandara.
Semua kegiatan penerbangan serta pelayanan penumpang berjalan lancar, termasuk lalu lintas transportasi darat yang tetap beroperasi dengan baik.
Pada kesempatan ini, ia menegaskan bahwa PT Angkasa Pura Indonesia memiliki komitmen penuh dalam menjaga keamanan bandara, serta menolak segala bentuk tindakan yang dapat memengaruhi keamanan operasional bandara.
Seperti yang diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 mengenai Pengamanan Obyek Vital Nasional, bandara termasuk salah satu obyek penting yang perannya mendukung perekonomian, sosial, pertahanan, serta keamanan negara.
“Kami berharap pihak-pihak yang terkait mampu menemukan solusi terbaik untuk permasalahan ini, dan kami selaku pengelola bandara akan tetap bersikap profesional dalam menghadapi situasi ini. Kami berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan,” ujar Syaugi.
Kepala Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, saat dimintai konfirmasi terkait laporan kejadian tersebut mengonfirmasi kebenarannya.
“Benar tadi malam (kejadiannya). Ya sudah ada laporan polisi dari korban yang berasal dari Avsec. Kejadian sekitar pukul 01.00 WITA dini hari tadi, mohon bersabar,” ujar Ipda Suka Artana. (*)