Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Sibaluton Belum Membuahkan Hasil

Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Sibaluton Belum Membuahkan Hasil
MBACA.CO – Usaha pencarian terhadap seorang nelayan yang bernamaAndreas PitherLaporan tentang seseorang yang hilang di perairan Desa Sibaluton, Kecamatan Basidondo, terus berlanjut. Memasuki hari kedua pencarian pada Sabtu (23/8/2025), tim gabungan belum berhasil menemukan jejak korban.
Pencarian dimulai pada pukul 07.30 WITA dengan melibatkan berbagai pihak. Turut serta dalam operasi ini adalah Tim Basarnas Kabupaten Tolitoli yang dipimpin oleh Kurniawan, Kapolsek Basidondo Iptu Ahmad H., SH., MH beserta anggota Polsek, Dokkes Polres Tolitoli yang dipimpin Bripka Arman, Babinsa Sibaluton Serda Endri Susanto, serta bantuan dari masyarakat nelayan setempat.
Untuk memperluas cakupan pencarian, tim gabungan menggunakan satu unit speedboat dari Basarnas dan lima perahu mesin katinting yang dimiliki oleh nelayan. Metode pencarian dilakukan dengan mengunjungi area terumbu karang serta mengecek pulau-pulau kecil di sekitar perairan Desa Sibaluton hingga wilayah Kecamatan Dondo.
Meskipun usaha pencarian telah dilakukan seoptimal mungkin sepanjang hari, hingga pukul 17.40 WITA korban masih belum ditemukan. Keadaan ini menyebabkan tim mengambil keputusan untuk sementara menghentikan operasi dan akan melanjutkan pencarian pada hari berikutnya.
Diketahui, Andreas Pither dilaporkan menghilang sejak Kamis (21/8/2025) sekitar pukul 22.00 WITA. Pada saat itu, ia pergi berenang untuk memanah ikan di wilayah perairan Tanjung Maninggolo, Desa Sibaluton. Namun hingga larut malam, korban belum juga kembali, sehingga keluarga dan masyarakat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib setempat.
Setelah berita tentang hilangnya Andreas menyebar, masyarakat Desa Sibaluton dan para nelayan sekitar menunjukkan rasa peduli yang tinggi. Mereka turut serta dalam operasi pencarian dengan memberikan tenaga, perahu, serta informasi mengenai lokasi-lokasi yang kemungkinan menjadi tempat menyelam oleh korban.
Kehadiran tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polri, TNI, serta tenaga kesehatan memberikan dukungan yang signifikan bagi keluarga korban. Dukungan penuh masyarakat yang turut serta bekerja sama menunjukkan rasa solidaritas yang kuat dalam menghadapi kejadian ini.
Meskipun pencarian pada hari kedua belum memberikan hasil, harapan masih tetap terbuka. Tim gabungan memastikan operasi akan terus berlanjut untuk mencari Andreas Pither, dengan doa dan dukungan penuh dari masyarakat Basidondo dan sekitarnya.***